Monday, May 2, 2011

Luka yang berbicara

Posted by dianmoody at 6:31 AM
Susah sekali untuk berbagi apa yang selalu menyita sebagian otak ku . Berbagi tentang amarah,kekecewaan,rasa kesal dan semua hal yang aku pendam selama ini . Mungkin ini ujung dari ujung depresiku,aku susah untuk membedakan hitam dan putih,aku susah mendengar suara kalian dan aku susah untuk mengenal kalian bahkan aku susah untuk mengenali diriku sendiri . Mungkin aku memang perlu konsultasi ke dokter dan mengikuti jadwal terapi agar bisa lebih baik,atau mungkin juga aku memiliki dua kepribadian yang bertolak belakang,yang menginginkan aku bertahan hidup,dan yang satu
nya menyeretku untuk mati . Aku bosan dengan apa yang terjadi kemarin,sekarang dan mungkin juga besok . Aku tidak bisa mengendalikan diriku dan emosiku . Aku hanya ingin menangis mengingat apa yang kalian lakukan,memory yang selalu terputar membangunkan ku saat malam dan memaksaku untuk menangis . Entah mengapa aku selalu memikirkan mereka,dua orang yang begitu penting dalam hidupku (almarhumah dhyta dan ira),aku sangat merindukan mereka . Dunia dan Tuhan memang adil menempatkan ku pada lingkungan yang sempurna dengan hal hal yang juga sempurna . Tapi aku hanya ingin enyah dari semua masalah yang telah berakar di otakku sejak lama .

0 comments:

Monday, May 2, 2011

Luka yang berbicara

Posted by dianmoody at 6:31 AM
Susah sekali untuk berbagi apa yang selalu menyita sebagian otak ku . Berbagi tentang amarah,kekecewaan,rasa kesal dan semua hal yang aku pendam selama ini . Mungkin ini ujung dari ujung depresiku,aku susah untuk membedakan hitam dan putih,aku susah mendengar suara kalian dan aku susah untuk mengenal kalian bahkan aku susah untuk mengenali diriku sendiri . Mungkin aku memang perlu konsultasi ke dokter dan mengikuti jadwal terapi agar bisa lebih baik,atau mungkin juga aku memiliki dua kepribadian yang bertolak belakang,yang menginginkan aku bertahan hidup,dan yang satu
nya menyeretku untuk mati . Aku bosan dengan apa yang terjadi kemarin,sekarang dan mungkin juga besok . Aku tidak bisa mengendalikan diriku dan emosiku . Aku hanya ingin menangis mengingat apa yang kalian lakukan,memory yang selalu terputar membangunkan ku saat malam dan memaksaku untuk menangis . Entah mengapa aku selalu memikirkan mereka,dua orang yang begitu penting dalam hidupku (almarhumah dhyta dan ira),aku sangat merindukan mereka . Dunia dan Tuhan memang adil menempatkan ku pada lingkungan yang sempurna dengan hal hal yang juga sempurna . Tapi aku hanya ingin enyah dari semua masalah yang telah berakar di otakku sejak lama .

0 comments on "Luka yang berbicara"

 

just clicK ! Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | Best Kindle Device